Kamis, 07 Mei 2026

Kisah Piramida Emas dan Bintang Jatuh Wanno (Edisi Revisi)



1. Keajaiban di Ladang Sundaland

Pada zaman dahulu kala, ada sebuah negeri yang sangat indah bernama Sundaland. Di sana, hamparan sawah hijau membentang luas seperti permadani. Tempat ini berada cukup jauh dari pusat Kerajaan Sunda Empire, tetapi penduduknya sangat pintar menanam padi dan membangun rumah-rumah kayu yang kuat serta indah.

Legenda Iruka dan Misteri Piramida Emas


Bab 1: Dua Benda dari Langit

Seratus tahun yang lalu, langit di atas hamparan persawahan Sundaland terkoyak. Sebuah piramida emas raksasa jatuh menghantam bumi. Piramida itu sangat keras; tak ada satu pun senjata Kerajaan Sunda Empire yang mampu menggoresnya. Bangunan misterius itu akhirnya dibiarkan berdiri megah di sana selama satu abad, menyimpan rahasianya dalam diam.

Namun, beberapa dekade sebelum peringatan seratus tahun jatuhnya piramida itu, fenomena lain terjadi jauh di seberang lautan. Di negeri kepulauan Wanno yang dihuni Suku Wanoa—yang terkenal dengan kapal layar raksasa Phinisi-nya—sebuah meteor logam ajaib jatuh dari langit. Logam bintang itu memiliki kekuatan luar biasa. Memanfaatkan waktu puluhan tahun, Suku Wanoa meneliti dan melebur logam itu, hingga mereka berhasil menciptakan armada pelayaran canggih dan senjata yang melampaui zamannya.

Kabar tentang kemajuan pesat Wanno ini akhirnya terdengar hingga ke Sundaland, tepat ketika generasi baru pahlawan mereka mulai bermunculan.

Jumat, 10 Februari 2023

The Miracle Meteor


Sebuah piramida emas raksasa jatuh diatas persawahan di pinggiran ibu kota negara miskin. Tidak ada yg bisa mengambil atau menghancurkannya karena tidak satupun senjata atau metal yg ada di bumi yg bisa melakukannya. Sampai 100 tahun setelahnya baru ada sebuah meteor menghantam bumi tepat berlawanan arah dgn jatuhnya Piramida emas sebelumnya hanya saja ini bukan emas tapi berisi bahan metal yg mungkin saja bisa menghancurkan Piramida emas yg sdh 100 tahun berada di bumi.

Sabtu, 24 September 2022

Sedang dipikirkan akhir-akhir ini

Jika dalam hidup ini kita harus berpasang-pasangan, tapi ternyata tanpa ketulusan

Maka apakah lebih baik sendiri, tapi tanpa penyesalan ?